Makna dan Sejarah Lagu Gundul-Gundul Pacul

Upin Ipin 1
Upin Ipin 1

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Lagu “gundul-gundul pacul” ternyata mempunyai filosofi yang dalam…

Lagu ini konon diciptakan tahun 1400-an oleh Sunan Kalijaga dan teman-temannya yang masih remaja dan mempunyai arti filosofis yang dalam dan sangat mulia.

‘Gundul’ adalah kepala plonthos tanpa rambut. Kepala adalah lambang kehormatan, kemuliaan seseorang. Rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala. Jadi ‘gundul’ adalah kehormatan tanpa mahkota.

‘Pacul’ adalah cangkul (bahasa jawa) yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat. Jadi pacul adalah lambang kawula rendah, kebanyakan petani.

Baca Juga :   Pemdes Karanggintung, Cilacap Segera Kembangkan Wisata Jojog Telu

‘Gundul pacul’ artinya adalah bahwa seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota tetapi dia adalah pembawa pacul untuk mencangkul, mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya/orang banyak.

Orang Jawa mengatakan pacul adalah ‘Papat Kang Ucul’ (4 yang lepas). Kemuliaan seseorang tergantung 4 hal, yaitu bagaimana menggunakan mata, hidung, telinga dan mulutnya.

1. Mata digunakan untuk melihat kesulitan rakyat/masyarakat.

Baca Juga :   Babinsa Cilacap Selatan Ingatkan Perhatikan Faktor Lingkungan Agar Nyaman

2. Telinga digunakan untuk mendengar nasehat.

3. Hidung digunakan untuk mencium wewangian kebaikan.

4. Mulut digunakan untuk berkata adil.

Jika empat hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya.

‘Gembelengan’ artinya besar kepala, sombong dan bermain-main dalam menggunakan kehormatannya.

Arti harafiahnya jika orang yang kepalanya sudah kehilangan 4 indera itu mengakibatkan:

GEMBELENGAN (congkak/sombong).

NYUNGGI2 WAKUL (menjunjung amanah rakyat/orang banyak)

Baca Juga :   Nelayan Cilacap Dilatih Memprediksi Prakiraan Cuaca oleh BMKG

GEMBELENGAN (sombong hati),

akhirnya WAKUL NGGLIMPANG (amanah jatuh tidak bisa dipertahankan)

SEGANE DADI SAK LATAR (berantakan sia-sia, tidak bermanfaat bagi kesejahteraan orang banyak)

(maknanya dalam ya…)

Alhamdulillaahirrabbil’Alamiin…

Sumber: Kusdiyono Blogs

No ratings yet.

Please rate this